Assalamualaikum Wr Wb
Alhamdulillah
Kasus Prita Mulyasari yang komplain ke Rumah Sakit OMNI INternational Alam Sutera Serpong menghasilkan fenomena gotong royong diantara masyarakat Indonesia dengan program Koin untuk Prita. Dari program ini akhirnya berhasil terkumpul uang ratusan juta rupiah dari seluruh masyarakat Indonesia sebagai bantuan untuk membayar tuntutan dari rumah sakit. Yang terbaru adalah pengumpulan koin untuk Bilqis, seorang anak yang menderita penyakit Atresia Billier, penyumbatan saluran empedu yang bisa disembuhkan dengan pencangkokan (transplantasi) hati.
Jika kita ingat pelajaran PMP atau PPKn dulu, mungkin inilah praktek dari salah satu butir Pancasila yaitu gotong royong. Dalam Islam juga terdapat suatu kegiatan yang dimaksudkan sebagai transfer rezeki yang berasal dari orang mampu kepada orang yang kurang mampu berupa zakat, infaq, shodaqoh. Manusia ada yang dalam berkecukupan dan ada yang dalam kekurangan.
Jumlah penduduk Indonesia mencapai lebih dari 200 juta jiwa. Kali ini aku mau membuat itung itungan iseng mengenai iuran uang per orang. Jika dalam sehari tiap penduduk Indonesia iuran Rp 1000,- maka akan diperoleh uang Rp 200 Milyar lebih. Bisa dibayangkan uang ini mau digunakan untuk apa. Membangun komplek perumahan gratis bagi orang tidak mampu? Hal tersebut akan sangat mudah dilakukan dengan uang 200 Milyar. Tapi masalahnya dari 200 Juta penduduk tersebut, mungkin hanya sebgaian yang mempunyai penghasilan rutin dan tetap. Aku mengambil angka optimis 40 % saja dari seluruh penduduk tersebut (mungkin ini terlalu kecil).
40 % berarti 40 Juta jiwa. iuran sehari Rp 1000 menghasilkan 40 Milyar rupiah. Trus apa yang dilakukan dengan uang ini? Bantuan pertanian, usaha kecil, nelayan, pembangunan jalan, perumahan gratis, kesehatan, dll. Pasti ada yang mengatakan kurang, tidak cukup, banyak faktor yang harus dipertimbangkan, birokrasi panjang dan berbelit belit, SDM belum siap. Tapi buktinya bisa kita lihat bahwa dengan sistem iuran (koin Prita dan Koin Bilqis), terkumpul dana yang besar secara cepat, banyak sukarelawan, tanpa harus menunggu proses pencairan dana dari pemerintah.
Alhamdulillah
Kasus Prita Mulyasari yang komplain ke Rumah Sakit OMNI INternational Alam Sutera Serpong menghasilkan fenomena gotong royong diantara masyarakat Indonesia dengan program Koin untuk Prita. Dari program ini akhirnya berhasil terkumpul uang ratusan juta rupiah dari seluruh masyarakat Indonesia sebagai bantuan untuk membayar tuntutan dari rumah sakit. Yang terbaru adalah pengumpulan koin untuk Bilqis, seorang anak yang menderita penyakit Atresia Billier, penyumbatan saluran empedu yang bisa disembuhkan dengan pencangkokan (transplantasi) hati.
Jika kita ingat pelajaran PMP atau PPKn dulu, mungkin inilah praktek dari salah satu butir Pancasila yaitu gotong royong. Dalam Islam juga terdapat suatu kegiatan yang dimaksudkan sebagai transfer rezeki yang berasal dari orang mampu kepada orang yang kurang mampu berupa zakat, infaq, shodaqoh. Manusia ada yang dalam berkecukupan dan ada yang dalam kekurangan.
Jumlah penduduk Indonesia mencapai lebih dari 200 juta jiwa. Kali ini aku mau membuat itung itungan iseng mengenai iuran uang per orang. Jika dalam sehari tiap penduduk Indonesia iuran Rp 1000,- maka akan diperoleh uang Rp 200 Milyar lebih. Bisa dibayangkan uang ini mau digunakan untuk apa. Membangun komplek perumahan gratis bagi orang tidak mampu? Hal tersebut akan sangat mudah dilakukan dengan uang 200 Milyar. Tapi masalahnya dari 200 Juta penduduk tersebut, mungkin hanya sebgaian yang mempunyai penghasilan rutin dan tetap. Aku mengambil angka optimis 40 % saja dari seluruh penduduk tersebut (mungkin ini terlalu kecil).
40 % berarti 40 Juta jiwa. iuran sehari Rp 1000 menghasilkan 40 Milyar rupiah. Trus apa yang dilakukan dengan uang ini? Bantuan pertanian, usaha kecil, nelayan, pembangunan jalan, perumahan gratis, kesehatan, dll. Pasti ada yang mengatakan kurang, tidak cukup, banyak faktor yang harus dipertimbangkan, birokrasi panjang dan berbelit belit, SDM belum siap. Tapi buktinya bisa kita lihat bahwa dengan sistem iuran (koin Prita dan Koin Bilqis), terkumpul dana yang besar secara cepat, banyak sukarelawan, tanpa harus menunggu proses pencairan dana dari pemerintah.



0 comments
Posting Komentar