Gelap

Sabtu, 13 Februari 2010

Assalamu alaikum Wr Wb
Alhamdulillahirobbil'alamin

Gelap ... Ya ... Gelap
Gelap itu tidak ada cahaya
Gelap itu hitam
Gelap itu malam
Gelap itu menakutkan
Gelap itu .....

Tadi malam aku tidur lebih cepat karena pagi maen badminton trus siang ga tidur siang. Ba'da Isya aku langsung menuju kasur dan melahap oabt tidur paling mujarab yaitu sebuah buku. Aku langsung tertidur dan belum sempat mematikan lampu kamar dan menyalakan obat nyamuk elektrik. Memadamkan lampu kamar dan menyalakan timer TV adalah kebiasaan rutin. Namun tadi malam, kebiasan tersebut terlewatkan karena badan sangat lelah.

Jika tidur awal, pasti aku akan terbangun di tengah malam, apakah itu untuk minum air putih atau ke kamar mandi. Kadang kadang aku juga tidak bisa tidur lagi jika sudah terbangun tengah malam. Kesempatan yang langka tersebut aku usahakan untuk sholat malam.

Tapi ....
Bangun tidur tengah malam tadi sungguh berbeda rasanya. Aku membuka mata tapi semuanya terlihat hitam gelap. Aku berpikir apakah aku masih bermimpi. Aku berusaha membuka mata dan semua masih terlihat gelap. Dimana aku? kok gelap sekali, semuanya hitam. Aku masih terus mencari sumber cahaya di kamar. Lampu indikator standby TV, indikator obat nyamuk elektrik, lampu roll kabel listrik, lampu LCD monitor kumputer, lampu speaker aktif, lampu depan kamar. Ternyata semua lampu itu tidak memancarkan cahayanya. Sekali lagi, aku bertanya dimanakah aku. Apakah aku sudah berada di alam lain yang sangat gelap.

Itulah peristiwa yang terjadi padaku tadi malam. Ternyata tadi malam mati lampu, mungkin pemadaman listrik dari PLN. Setelah melihat berita pagi ini tentang adanya banjir kiriman dari Bogor ke Jakarta, aku mengambil kesimpulan bahwa penmadaman listrik tadi malam mungkin untuk menghindari hubungan arus pendek di daerah yang terkena banjir. Pengalaman dalam kegelapan malam tanpa listrik saat terbangun dari tidur membuatku berusaha lebih mensyukuri ciptaan Allah SWT yaitu cahaya.

Mungkin kegelapan seperti inilah yang dirasakan saudara saudara kita yang tuna netra. Mereka tidak bisa menikmati indahnya warna warni dunia ini. Coba kita berjalan dengan memejamkan mata, pasti susah kan, karena kita tidak bisa melihat semua di depan kita. Betapa nikmat Allah SWT sanggat besar dari salah satu bagian tubuh kita yaitu mata. Bersyukurlah !!! Alhamdulillahirobbil'alamin

Melanjutkan kisah tadi malam. Setelah berpikir dimanakan keberadaanku, kok semuanya gelap, aku pun bangun dari kasur, dan ternyata aku masih berada di kamarku. Anak2 kamar atas masih bangun dan main gitar. Aku mencari handphoneku yang dilengkapi dengan senter. Kucari di meja, diatas lemari, dekat TV, ternyata tidak ada. Ternyata HP ku ada dilantai, dan segera kunyalakan senternya. Alhamdulillah akhirnya ada cahaya di kamarku. Waktu menunjukkan jam setengah 12 malam. Aku langsung ke kamar mandi sambil membawa HP senterku. Alhamdulillah aku masih berada disini setelah kupikir aku berada di alam lain yang gelap.

Setelah tenang dan kutahu kalau ini mati lampu, akhirnya aku tidur lagi. Alhamdulillahirobil'alamin.

*NB : jadi pengen bisnis jual beli senter

1 comment

Yose Suparto mengatakan...

Cara menghasilkan uang tambahan, gabung yuk
« DetikTrade » Forex Trading Indonesia

Trading Forex Indonesia| Trading Forex Terpercaya | Trading Online Indonesia

1. Akun Demo Gratis
2. minimum Deposit 50.000
3. Bonus Deposit 10% ( T&C Applied )
4. Customer support 24jam /7 hari
5. Trading Platform Web-Browser Based
6. Proses Deposit & withdrawal cepat
7. Pembayaran profit up to 80%
8. Bonus Referral 1%

DETIKTRADE
Trading lebih mudah & Rasakan pengalaman Trading dengan profit mudah . Bergabunglah Sekarang di DetikTrade

Jika membutuhkan bantuan hubungi kami melalui :
WA : 087752543745

3 Juli 2019 pukul 14.29