Serba Murah

Sabtu, 20 Februari 2010

Assalamu alaikum Wr Wb
Alhamdulillahirobbil'alamin
Dalam ilmu ekonomi ada prinsip mendapatkan barang dengan kualitas terbaik dengan mengeluarkan uang seminim mungkin. Tidak heran dimana mana terdapat hukum tawar menawar. Karena dengan harga yang rendah, uang yang dimiliki oleh konsumen bisa digunakan untuk keperluan lainnya. Dalam tulisan ini saya tidak akan membahas ilmu ekonomi tetapi hanya membahas kebiasaan teman kos saya.
Teman saya sebut saja si Fulan, selalu memberikan pendapat yang menunjukkan tempat yang menjual barang dan jasa yang murah dibandingkan yang lain. Tercatat ada empat usulan dari teman saya ini.
Pertama,
Saat kami ngobrol tentang sarapan yang enak. Dia mengusulkan warung nasi uduk yang paling murah di Jalan Ceger. Nasi uduk plus telor dan gorengan satu senilai Rp 3.000,-.
Kedua,
Saat saya mau potong rambut, Fulan menunjukkan tempat potong rambut yang bagus dan biayanya murah yaitu Rp 5.000,-. Padahal rata2 tarif potong rambut di daerah Ceger adalah Rp 7.000,- sampai Rp 8.000,-
Ketiga,
Saat ada rencana nonton pertandingan Liga Champion, kami ingin membeli snack/ makanan ringan untuk cemilan nonton bola. Fulan menunjukkan tempat menjual snack yang murah yaitu Rp 2.000,- per jenis snack.
Keempat,
Tadi sore saat saya menyindir mengenai makan malam yang paling murah. Fulan mengusulkan untuk membeli Nasi Kucing di daerah Cipadu. Beli nasi kucing satu Rp 1.500,- ditambah tempe goreng satu Rp 500,-, jadi total untuk makan malam Rp 2.000,-


Read More..

STASIUN TELEVISI

Kamis, 18 Februari 2010

Assalamualaikum Wr Wb
Jaman sekarang banyak sekali stasiun televisi dan dampaknya adalah kita punya banyak pilihan acara untuk ditonton.
Posisi saya di Kelurahan Jurangmangu Barat Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan. Berikut ini adalah daftar stasiun televisi yang bisa ditangkap oleh televisi rumah kita secara gratis :
1. TVRI Nasional
2. RCTI
3. SCTV
4. ANTV
5. TPI
6. Trans TV
7. Trans7
8. Global TV
9. TV One
10. Metro TV
11. Indosiar
12. Jak TV
13. O Channel
14. CTV Banten
15. Space Toon
16. DAAI TV
17. B Channel


Read More..

Konvesri Data Format CSV ke Microsoft Excel

Rabu, 17 Februari 2010

Assalamu,alaikum Wr Wb

Read More..

Download Harga Saham (Historical)

Selasa, 16 Februari 2010

Assalamu'alaikum Wr Wb
Alhamdulillahirobbil'alamin
Saya mau membagi sedikit pengetahuan saya tentang pengunduhan/ download harga saham perusahaan histori harian. Kebetulan skripsi saya berhubungan dengan pasar modal khususnya analisis fundamental perusahaan terhadap harga sahamnya. Harga saham historis ini bisa digunakan untuk analisis pengaruh faktor fundamental, analisis teknikal, analisis kinerja saham, dll.

Langsung saja.
Kita bisa memperoleh informasi harga saham melalui :
1. website bursa efeknya langsung : Indonesia (www.idx.co.id)
2. website dunia investasi (http://www.duniainvestasi.com/)
3. website yahoo finance (http://finance.yahoo.com/)
4. website perusahaan yang bersangkutan (ada juga yang tidak menyediakan)
5. sumber lain

Yang menjadi primary key untuk pencarian adalah kode perusahaan di bursa atau biasa yang disebut "quote". Di Bursa Efek Indonesia (BEI) biasanya kode terdiri atas 4 huruf. Contohnya Indosat Tbk(ISAT), Excel Axiata (EXCL), Astra Agro Lestari (AALI), dll. Jika kita masuk website luar (yahoo finance, financial times, dll) kita menambahkan tiga karakter yaitu .JK jadi kalo mencari saham Indosat kita mengetik ISAT.JK

Kita mulai di website dunia investasi.
a. Masukkan kode perusahaan pada kolom kode saham kemudian klik go. Kita akan masuk ke dalam data saham perusahaan tersebut pada saat perdagangan terakhir dan beberapa statistik lainnya.
b. Untuk melihat data historis saham, kita pilih opsi pada bagian kiri PRICES, kita klik historical. Dan kita masuk pada harga harian pada bulan kita mengakses data tersebut.
c. Untuk melihat harga pada bulan dan tahun tertentu, kita tinggal memilih menu dropdown pada bulan dan tahun kemudian klik go. Kita akan masuk ke data pada bulan dan tahun yang kita inginkan.
d. Jika data tidak tersedia pada waktu yang dimaksud, kemungkinan perusahaan tersebut belum terdaftar di bursa pada waktu itu. (Pelajari kapan perusahaan tsb IPO)
e. Kita bisa mengunduh/download data tersebut dengan klik tombol download pad bagian bawah. Syaratnya kita harus register menjadi member dunia invesatsi dot com. Registrasinya gratis.
f. Jika kita sudah register, kita bisa mendownload harga saham bulanan tersebut. Format data hasil download adalah format TXT (notepad). Data ini bisa kita konversi ke format Microsoft EXCEL (XLS atau XLSX) untuk diolah lebih lanjut. Lebih lanjut mengenai konversi data silahkan klik disini.

Berikutnya adalah download melalui Yahoo Finance
1. buka web yahoo finance dengan alamat
http://finance.yahoo.com/
2. masukkan kode quote ditambah .JK , misal untuk Indosat kita masukkan kode ISAT.JK kemuadian klik get quotes
3. pilih historical price pada bagian kiri
4. pilih periode waktunya (tanggal, bulan dan tahun)
5. pilih jenis data (daily, weekly, monthly, dan dividend only), kemudian klik get prices
6. untuk mengunduh/download harga saham tersebut klik link di bagian bawah harga yaitu link " Download To Spreadsheet "
7. format file hasil unduhan adalah CSV file (Comma Separated Value).
8. mengenai konversi data CSV ke Microsoft EXCEL (XLS atau XLSX) akan dibahas disini.

Demikian panduan dari saya,semoga bermanfaat

Read More..

Kebahagiaan Di Dunia

Minggu, 14 Februari 2010

Assalamualaikum Wr Wb
Alhamdulillahirobbil'alamin
Agenda rutin ba'da sholat Subuh di masjid Assa'adah pada hari ahad adalah kultum dari jamaah masjid. Tidak seperti pada ba'da Subuh hari Sabtu dan ba'da Maghrib hari ahad yang selalu diisi oleh ustad dari luar lingkungan pondok safari indah. Pada kesempatan pagi ini, kultum dibawakan oleh Pak Malik dan tema kultumnya adalah kebahagiaan di dunia yang memiliki indikator sebagaimana yang dijelaskan olah sahabat Ibnu Abbas RA.

Tema kultum ini merupakan ulangan dari tema yang sama yang dulu pernah disampaikan Ustad Ajma di masjid Assa'adah beberapa waktu yang lalu. Saya pernah menuliskan isi kultum ini pada media multiply saya. Walaupun tema yang diulang, tetapi tetap memberikan kesan yang mendalam. Dan pengulangan tersebut memang dimaksudkan agar para jamaah lebih meningkatkan lagi kualitas dan kuantitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Kultum diawali dengan ucapan syukur atas nikmat, karunia, rezeki dari Allah SWT. Kemudian sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Kemudian pada bagian pembukaan adalah bahwa kita sering berdoa dengan doa yang biasa disebut doa sapujagat atau doa sebagaimana yang terdapat dalam AlQuran Surat Al Baqarah ayat 201 :

Photobucket

artinya : Dan di antara mereka ada orang yang bendo'a: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka"

Setelah itu baru dijelaskan mengenai Tujuh Indikator Kebahagiaan Dunia sebagai berikut :

Ibnu Abbas ra. adalah salah seorang sahabat Nabi SAW yang sangat telaten dalam menjaga dan melayani Rasulullah SAW, dimana ia pernah secara khusus didoakan Rasulullah SAW, selain itu pada usia 9 tahun Ibnu Abbas telah hafal Al-Quran dan telah menjadi imam di masjid. Suatu hari ia ditanya oleh para Tabi'in (generasi sesudah wafatnya Rasulullah SAW) mengenai apa yang dimaksud dengan kebahagiaan dunia. Jawab Ibnu Abbas ada 7 (tujuh) indikator kebahagiaan dunia, yaitu :

Pertama, Qalbun syakirun atau hati yang selalu bersyukur.

Memiliki jiwa syukur berarti selalu menerima apa adanya (qona'ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur. Seorang yang pandai bersyukur sangatlah cerdas memahami sifat-sifat Allah SWT, sehingga apapun yang diberikan Allah ia malah terpesona dengan pemberian dan keputusan Allah.

Bila sedang kesulitan maka ia segera ingat sabda Rasulullah SAW yaitu :
"Kalau kita sedang sulit perhatikanlah orang yang lebih sulit dari kita". Bila sedang diberi kemudahan, ia bersyukur dengan memperbanyak amal ibadahnya, kemudian Allah pun akan mengujinya dengan kemudahan yang lebih besar lagi. Bila ia tetap "bandel" dengan terus bersyukur maka Allah akan mengujinya lagi dengan kemudahan yang lebih besar lagi.

Maka berbahagialah orang yang pandai bersyukur!

Kedua. Al azwaju shalihah, yaitu pasangan hidup yang sholeh.

Pasangan hidup yang sholeh akan menciptakan suasana rumah dan keluarga yang sholeh pula. Di akhirat kelak seorang suami (sebagai imam keluarga) akan diminta pertanggungjawaban dalam mengajak istri dan anaknya kepada kesholehan. Berbahagialah menjadi seorang istri bila memiliki suami yang sholeh, yang pasti akan bekerja keras untuk mengajak istri dan anaknya menjadi muslim yang sholeh. Demikian pula seorang istri yang sholeh, akan memiliki kesabaran dan keikhlasan yang luar biasa dalam melayani suaminya, walau seberapa buruknya kelakuan suaminya. Maka berbahagialah menjadi seorang suami yang memiliki seorang istri yang sholeh.

Ketiga, al auladun abrar, yaitu anak yang soleh.

Saat Rasulullah SAW lagi thawaf. Rasulullah SAW bertemu dengan seorang anak muda yang pundaknya lecet-lecet. Setelah selesai thawaf Rasulullah SAW bertanya kepada anak muda itu : "Kenapa pundakmu itu ?" Jawab anak muda itu : "Ya Rasulullah, saya dari Yaman, saya mempunyai seorang ibu yang sudah udzur. Saya sangat mencintai dia dan saya tidak pernah melepaskan dia. Saya melepaskan ibu saya hanya ketika buang hajat, ketika sholat, atau ketika istirahat, selain itu sisanya saya selalu menggendongnya" . Lalu anak muda itu bertanya: " Ya Rasulullah, apakah aku sudah termasuk kedalam orang yang sudah berbakti kepada orang tua ?"
Nabi SAW sambil memeluk anak muda itu dan mengatakan: "Sungguh Allah ridho kepadamu, kamu anak yang soleh, anak yang berbakti, tapi anakku ketahuilah, cinta orangtuamu tidak akan terbalaskan olehmu". Dari hadist tersebut kita mendapat gambaran bahwa amal ibadah kita ternyata tidak cukup untuk membalas cinta dan kebaikan orang tua kita, namun minimal kita bisa memulainya dengan menjadi anak yang soleh, dimana doa anak yang sholeh kepada orang tuanya dijamin dikabulkan Allah. Berbahagialah kita bila memiliki anak yang sholeh.

Keempat, albiatu sholihah, yaitu lingkungan yang kondusif untuk iman kita.

Yang dimaksud dengan lingkungan yang kondusif ialah, kita boleh mengenal siapapun tetapi untuk menjadikannya sebagai sahabat karib kita, haruslah orang-orang yang mempunyai nilai tambah terhadap keimanan kita. Dalam sebuah haditsnya, Rasulullah menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang yang sholeh. Orang-orang yang sholeh akan selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan kita bila kita berbuat salah.

Orang-orang sholeh adalah orang-orang yang bahagia karena nikmat iman dan nikmat Islam yang selalu terpancar pada cahaya wajahnya. Insya Allah cahaya tersebut akan ikut menyinari orang-orang yang ada disekitarnya.

Berbahagialah orang-orang yang selalu dikelilingi oleh orang-orang yang sholeh.

Kelima, al malul halal, atau harta yang halal.

Paradigma dalam Islam mengenai harta bukanlah banyaknya harta tetapi halalnya. Ini tidak berarti Islam tidak menyuruh umatnya untuk kaya.

Dalam riwayat Imam Muslim di dalam bab sadaqoh, Rasulullah SAW pernah bertemu dengan seorang sahabat yang berdoa mengangkat tangan. "Kamu berdoa sudah bagus", kata Nabi SAW, "Namun sayang makanan, minuman dan pakaian dan tempat tinggalnya didapat secara haram, bagaimana doanya dikabulkan". Berbahagialah menjadi orang yang hartanya halal karena doanya sangat mudah dikabulkan Allah. Harta yang halal juga akan menjauhkan setan dari hatinya, maka hatinya semakin bersih, suci dan kokoh, sehingga memberi ketenangan dalam hidupnya. Maka berbahagialah orang-orang yang selalu dengan teliti menjaga kehalalan hartanya.

Keenam, Tafakuh fi dien, atau semangat untuk memahami agama.

Semangat memahami agama diwujudkan dalam semangat memahami ilmu-ilmu agama Islam. Semakin ia belajar, maka semakin ia terangsang untuk belajar lebih jauh lagi ilmu mengenai sifat-sifat Allah dan ciptaan-Nya.

Allah menjanjikan nikmat bagi umat-Nya yang menuntut ilmu, semakin ia belajar semakin cinta ia kepada agamanya, semakin tinggi cintanya kepada Allah dan rasul-Nya. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya.

Semangat memahami agama akan meng "hidup" kan hatinya, hati yang "hidup" adalah hati yang selalu dipenuhi cahaya nikmat Islam dan nikmat iman. Maka berbahagialah orang yang penuh semangat memahami ilmu agama Islam.

Ketujuh, yaitu umur yang barokah.

Umur yang barokah itu artinya umur yang semakin tua semakin sholeh, yang setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Seseorang yang mengisi hidupnya untuk kebahagiaan dunia semata, maka hari tuanya akan diisi dengan banyak bernostalgia (berangan-angan) tentang masa mudanya, iapun cenderung kecewa dengan ketuaannya (post-power syndrome). Disamping itu pikirannya terfokus pada bagaimana caranya menikmati sisa hidupnya, maka iapun sibuk berangan-angan terhadap kenikmatan dunia yang belum ia sempat rasakan, hatinya kecewa bila ia tidak mampu menikmati kenikmatan yang diangankannya. Sedangkan orang yang mengisi umurnya dengan banyak mempersiapkan diri untuk akhirat (melalui amal ibadah) maka semakin tua semakin rindu ia untuk bertemu dengan Sang Penciptanya. Hari tuanya diisi dengan bermesraan dengan Sang Maha Pengasih. Tidak ada rasa takutnya untuk meninggalkan dunia ini, bahkan ia penuh harap untuk segera merasakan keindahan alam kehidupan berikutnya seperti yang dijanjikan
Allah. Inilah semangat "hidup" orang-orang yang baroqah umurnya, maka berbahagialah orang-orang yang umurnya barokah.

Demikianlah pesan-pesan dari Ibnu Abbas ra. mengenai 7 indikator kebahagiaan dunia.

Bagaimana caranya agar kita dikaruniakan Allah ke tujuh buah indikator kebahagiaan dunia tersebut ? Selain usaha keras kita untuk memperbaiki diri, maka mohonlah kepada Allah SWT dengan sesering dan se-khusyu' mungkin membaca doa, yaitu doa yang paling sering dibaca oleh Rasulullah SAW. Dimana baris pertama doa tersebut "Rabbanaa aatina fid dun-yaa hasanaw" (yang artinya "Ya Allah karuniakanlah aku kebahagiaan dunia "), mempunyai makna bahwa kita sedang meminta kepada Allah ke tujuh indikator kebahagiaan dunia yang disebutkan Ibnu Abbas ra, yaitu hati yang selalu syukur, pasangan hidup yang soleh, anak yang soleh, teman-teman atau lingkungan yang soleh, harta yang halal, semangat untuk memahami ajaran agama, dan umur yang barokah.

Walaupun kita akui sulit mendapatkan ketujuh hal itu ada di dalam genggaman kita, setidak-tidaknya kalau kita mendapat sebagian saja sudah patut kita syukuri.

Sedangkan mengenai kelanjutan doa sapu jagat tersebut yaitu "wa fil aakhirati hasanaw" (yang artinya "dan juga kebahagiaan akhirat"), untuk memperolehnya hanyalah dengan rahmat Allah. Kebahagiaan akhirat itu bukan surga tetapi rahmat Allah, kasih sayang Allah. Surga itu hanyalah sebagian kecil dari rahmat Allah, kita masuk surga bukan karena amal soleh kita, tetapi karena rahmat Allah.

Amal soleh yang kita lakukan sepanjang hidup kita (walau setiap hari puasa dan sholat malam) tidaklah cukup untuk mendapatkan tiket masuk surga. Amal soleh sesempurna apapun yang kita lakukan seumur hidup kita tidaklah sebanding dengan nikmat surga yang dijanjikan Allah.

Kata Rasulullah, "Amal soleh yang kalian lakukan tidak bisa memasukkan kalian ke surga". Lalu para sahabat bertanya: "Bagaimana dengan Engkau ya Rasulullah ?". Jawab Rasulullah SAW : "Amal soleh saya pun juga tidak cukup". Lalu para sahabat kembali bertanya : "Kalau begitu dengan apa kita masuk surga?". Nabi SAW kembali menjawab : "Kita dapat masuk surga hanya karena rahmat dan kebaikan Allah semata".

Jadi sholat kita, puasa kita, taqarub kita kepada Allah sebenarnya bukan untuk surga tetapi untuk mendapatkan rahmat Allah. Dengan rahmat Allah itulah kita mendapatkan surga Allah (Insya Allah, Amiin).

*Referensi :
http://alquran-indonesia.com
ceramah ustad Aam Amirudin




Read More..

Gelap

Sabtu, 13 Februari 2010

Assalamu alaikum Wr Wb
Alhamdulillahirobbil'alamin

Gelap ... Ya ... Gelap
Gelap itu tidak ada cahaya
Gelap itu hitam
Gelap itu malam
Gelap itu menakutkan
Gelap itu .....

Tadi malam aku tidur lebih cepat karena pagi maen badminton trus siang ga tidur siang. Ba'da Isya aku langsung menuju kasur dan melahap oabt tidur paling mujarab yaitu sebuah buku. Aku langsung tertidur dan belum sempat mematikan lampu kamar dan menyalakan obat nyamuk elektrik. Memadamkan lampu kamar dan menyalakan timer TV adalah kebiasaan rutin. Namun tadi malam, kebiasan tersebut terlewatkan karena badan sangat lelah.

Jika tidur awal, pasti aku akan terbangun di tengah malam, apakah itu untuk minum air putih atau ke kamar mandi. Kadang kadang aku juga tidak bisa tidur lagi jika sudah terbangun tengah malam. Kesempatan yang langka tersebut aku usahakan untuk sholat malam.

Tapi ....
Bangun tidur tengah malam tadi sungguh berbeda rasanya. Aku membuka mata tapi semuanya terlihat hitam gelap. Aku berpikir apakah aku masih bermimpi. Aku berusaha membuka mata dan semua masih terlihat gelap. Dimana aku? kok gelap sekali, semuanya hitam. Aku masih terus mencari sumber cahaya di kamar. Lampu indikator standby TV, indikator obat nyamuk elektrik, lampu roll kabel listrik, lampu LCD monitor kumputer, lampu speaker aktif, lampu depan kamar. Ternyata semua lampu itu tidak memancarkan cahayanya. Sekali lagi, aku bertanya dimanakah aku. Apakah aku sudah berada di alam lain yang sangat gelap.

Itulah peristiwa yang terjadi padaku tadi malam. Ternyata tadi malam mati lampu, mungkin pemadaman listrik dari PLN. Setelah melihat berita pagi ini tentang adanya banjir kiriman dari Bogor ke Jakarta, aku mengambil kesimpulan bahwa penmadaman listrik tadi malam mungkin untuk menghindari hubungan arus pendek di daerah yang terkena banjir. Pengalaman dalam kegelapan malam tanpa listrik saat terbangun dari tidur membuatku berusaha lebih mensyukuri ciptaan Allah SWT yaitu cahaya.

Mungkin kegelapan seperti inilah yang dirasakan saudara saudara kita yang tuna netra. Mereka tidak bisa menikmati indahnya warna warni dunia ini. Coba kita berjalan dengan memejamkan mata, pasti susah kan, karena kita tidak bisa melihat semua di depan kita. Betapa nikmat Allah SWT sanggat besar dari salah satu bagian tubuh kita yaitu mata. Bersyukurlah !!! Alhamdulillahirobbil'alamin

Melanjutkan kisah tadi malam. Setelah berpikir dimanakan keberadaanku, kok semuanya gelap, aku pun bangun dari kasur, dan ternyata aku masih berada di kamarku. Anak2 kamar atas masih bangun dan main gitar. Aku mencari handphoneku yang dilengkapi dengan senter. Kucari di meja, diatas lemari, dekat TV, ternyata tidak ada. Ternyata HP ku ada dilantai, dan segera kunyalakan senternya. Alhamdulillah akhirnya ada cahaya di kamarku. Waktu menunjukkan jam setengah 12 malam. Aku langsung ke kamar mandi sambil membawa HP senterku. Alhamdulillah aku masih berada disini setelah kupikir aku berada di alam lain yang gelap.

Setelah tenang dan kutahu kalau ini mati lampu, akhirnya aku tidur lagi. Alhamdulillahirobil'alamin.

*NB : jadi pengen bisnis jual beli senter
Read More..

Maen Badminton

Jumat, 12 Februari 2010

Assalamualaikum Wr Wb
Alhamdulillahirobbil'alamin

.... badminton dimana mana
di kota dan di desa ....

itu adalah penggalan syair lagu tentang badminton atau olahraga bulu tangkis yang kita dengar saat ada televisi menyiarkan siaran pertandigan bulu tangkis. Nama Indonesia harum di dunia internasional salah satunya dari olahraga ini. Siapa ang tidak kenal Rudi Hartono, Lim Swe King, Susi Susanti, Alan Budikusuma, Pasangan Ganda Ricky Rexy, Cahandra Sigit dan Taufiq Hidayat. Mereka berprestasi di tingkat dunia dalam berbagai kejuaraan.
Bicara tentang olah raga tepok bulu ini, ada beberapa cerita yang berhubungan dengan aku dan keluargaku. Apakah dalam keluargaku ada pemain badmiton terkenal ? Jawabannya tidak. Cerita ini hanya cerita tentang hal sederhana yang berhubungan dengan badminton.

Ibuku selalu bercerita bahwa jaman muda dulu pernah kerja di pabrik shuttlecock di Solo. Adik ibuku juga pernah kerja di tempat itu juga. Kerja sebagai buruh dengan upah dihitung dari kuantitas shuttlecock yang diproduksi.

Waktu aku kecil, aku dibuatkan raket dari triplek seukuran bet tenis meja lebih besar sedikit. Sebenarnya aku ingin memakai raket asli, tapi kata Papiku aku pakai raket triplek yang lebih ringan. Kalo aku pake raket asli nanti malah rusak. Dan hasilnya ketika maen badminton malah terdengar bunyi tak tok kaya tukang bangunan. Beberapa waktu kemudian aku dibelikan replika raket badminton dari kayu.

Sudah mulai bisa memakai raket asli. Papiku berencana memasukkan aku ke sekolah bulutangkis di Solo milik Icuk Sugiarto. Mungkin karena jaraknya jauh dari rumah, maka aku tidak jadi latihan di situ, dan akhirnya aku maen badminton sama temen temen sekampung.

Dulu di SPA depan rumahku ada aula ruang pertemuan kantor yang bisa juga dipake sebagai lapangan badminton. aku selalu maen badminton di situ. GRATIS. Peristiwa yang paling kuingat adalah saat gigiku tersangkut di net ketika lari da terpeleset saat main badminton. He he ...

Setelah gedung SPA direnovasi menjadi dua lantai, akses maen badminton pun tidak seperti dulu lagi. Aula terletak di lantai dua sedangkan ruang kantor terletak di lantai satu sehingga semua pintu harus selalu dikunci jika kegiatan perkantoran teah selesai. Mulai saat itu aku jarang maen badminton. Sesekali aku maen badminton di lapangan atau di jalan depan rumah. Tapi permainan jadi tidak menarik karena banyak angin. Kadang aku nekat maen badminton melawan adikku di dalam rumah.

Tahun 2002 aku mulai kuliah di Jakarta dan badminton pun menjadi semakin kutinggalkan. Adikku sibuk dengan sekolahnya. Papiku sudah tidak seperti jaman dulu lagi. Dua raket yang ada di rumah hanya tergantung di dinding dan tertutup debu.

Itulah beberapa kisah tentang bedminton yang berhubungan denganku dan keluargaku. Mengapa aku membuat tulisan ini ? Karena dalam seminggu ini tepatnya hari Rabu 10 Pebruari 2010 dan Jum'at hari ini aku kembali lagi bermain badminton bersama teman2 satu kosan. Dan seperti biasa setiap kegiatan yang kulakukan selalu membangkitkan memori masa lalu yang berhubungan dengan kegiatan tersebut.

Permainan badminton ku memang tidak sebagus atlet profesional, tapi aku sangat menikmatinya terutama di saat2 sekarang dimana aku sudah jarang berolahraga. Keringat yang keluar terasa begitu segar dan tubuh menjadi tidak kaku lagi. Yang jadi masalah adalah raketnya cuma raket pinjaman. He he

SEMOGA BADMINTON / BULU TANGKIS INDONESIA SEGERA BANGKIT DAN KEMBALI BERPRESTASI DI LEVEL INTERNASIONAL.


Read More..

Panti Sosial Bina Remaja

Jumat, 05 Februari 2010

Assalamualaikum Wr Wb
Salah satu bagian acara musik DAHSYAT RCTI tadi pagi adalah siarang langsung di luar studio. Tempat yang dipilih adalah Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) "TARUNA JAYA" di daerah Tebet. Alamat lengkapnya di Jalan Tebet Raya No 100 Jakarta (Insya Allah aku akan mampir ke situ, minimal lewat di depannya). Panti sosial ini di bawah naungan dinas sosial provinsi DKI Jakarta. Panti sosial ini menampung remaja putus sekolah dan anak jalanan untuk diberikan pendidikan ketrampilan berupa salon, menjahit, las, dan otomotif. Lama pendidikan adalah 6 bulan dan sekarang sudah masuk tahun ke 40 angkatan ke 81. Semua biaya ditanggung pemerintah dan mereka tinggal di dalam asrama. Sesuai dengan pasal 34 UUD 1945.

Trus apa hubungannya denganku? Kok aku tau detailnya? (tadi dijelaskan di situ melalui wawancara Ade Namnung dengan pimpinan panti. Kok sampe pengen mampir ke situ?

Begini ceritanya ....

Dari lahir sampai lulus SMA, aku hidup di lingkungan panti sejenis, bahkan namanya pun sama. Rumah dinas yang ditempati keluargaku berada dalam kompleks panti ini. Nama panti ini sempat berganti ganti, mulai dari Sasana Penyantunan Anak (SPA) kemudian Panti Sosial Bina Remaja "TARUNA YODHA" samapi terakhir menjadi Panti Asuhan "TARUNA YODHA". Sama dengan panti yang di Jakarta, panti di Sukoharjo ini jugadibawah naungan Departemen Sosial, dan saat terjadi otonomi daerah menjadi tanggung jawab Dinas Sosial provinsi Jawa Tengah.

Konsep pendidikan juga sama dengan yang sudah dijelaskan di atas. Bedanya hanya pada waktu pendidikan yaitu cuma 4 bulan saja. Materi yang diajarkan adalah menjahit, salon, las, dan otomotif. Dulu pernah ada kerajinan rotan dan elektronika juga. Yang "sekolah" disini adalah remaja putus sekolah dan anak jalanan. Siswa disini berasal dari karesidenan Surakarta (Solo) dan kerasidenan Banyumas. Dari kecil aku sudah tidak asing dengan bahasa ngapak daerah Banyumas.

Dua orang saudaraku ada yang masuk di panti ini pada tahun 80-an. Pendaftarannya cukup mudah, dengan menghubungi Dinas Sosial Kabupaten trus minta surat pengantar dari Kelurahan dan Kecamatan (aku ga tau detailnya ... he he). Di panti ini, siswa akan tinggal di asrama (putra dan putri), dapat makan 3 kali sehari, dan mengikuti seluruh kegiatan pendidikan selama 4 bulan. Setelah lulus ada yang akan dimagangkan dalam perusahaan konveksi dan salon. Sedangkan bagi siswa putra akan diberi bantuan alat2 bengkel untuk membuka usaha.

Beberapa lulusan panti ini telah berhasil berusaha mandiri. Ada yang sudah mempunyai bengkel motor yang permanen, ada yang bekerja di dealer motor, ada yang membuka salon, yang didekat rumahku buka usaha jahit dan kursus menjahit.

Catatan Kaki :
Papiku bekerja di Dinas Sosial dan kami tinggal di Panti sosial. Dari kecil aku sudah terbiasa mengenal hal hal yang berhubungan dengan DEPSOS seperti karang taruna, orang cacat, bantuan sosial, dll.




Read More..

itung itungan iseng ....

Kamis, 04 Februari 2010

Assalamualaikum Wr Wb
Alhamdulillah
Kasus Prita Mulyasari yang komplain ke Rumah Sakit OMNI INternational Alam Sutera Serpong menghasilkan fenomena gotong royong diantara masyarakat Indonesia dengan program Koin untuk Prita. Dari program ini akhirnya berhasil terkumpul uang ratusan juta rupiah dari seluruh masyarakat Indonesia sebagai bantuan untuk membayar tuntutan dari rumah sakit. Yang terbaru adalah pengumpulan koin untuk Bilqis, seorang anak yang menderita penyakit Atresia Billier, penyumbatan saluran empedu yang bisa disembuhkan dengan pencangkokan (transplantasi) hati.
Jika kita ingat pelajaran PMP atau PPKn dulu, mungkin inilah praktek dari salah satu butir Pancasila yaitu gotong royong. Dalam Islam juga terdapat suatu kegiatan yang dimaksudkan sebagai transfer rezeki yang berasal dari orang mampu kepada orang yang kurang mampu berupa zakat, infaq, shodaqoh. Manusia ada yang dalam berkecukupan dan ada yang dalam kekurangan.

Jumlah penduduk Indonesia mencapai lebih dari 200 juta jiwa. Kali ini aku mau membuat itung itungan iseng mengenai iuran uang per orang. Jika dalam sehari tiap penduduk Indonesia iuran Rp 1000,- maka akan diperoleh uang Rp 200 Milyar lebih. Bisa dibayangkan uang ini mau digunakan untuk apa. Membangun komplek perumahan gratis bagi orang tidak mampu? Hal tersebut akan sangat mudah dilakukan dengan uang 200 Milyar. Tapi masalahnya dari 200 Juta penduduk tersebut, mungkin hanya sebgaian yang mempunyai penghasilan rutin dan tetap. Aku mengambil angka optimis 40 % saja dari seluruh penduduk tersebut (mungkin ini terlalu kecil).

40 % berarti 40 Juta jiwa. iuran sehari Rp 1000 menghasilkan 40 Milyar rupiah. Trus apa yang dilakukan dengan uang ini? Bantuan pertanian, usaha kecil, nelayan, pembangunan jalan, perumahan gratis, kesehatan, dll. Pasti ada yang mengatakan kurang, tidak cukup, banyak faktor yang harus dipertimbangkan, birokrasi panjang dan berbelit belit, SDM belum siap. Tapi buktinya bisa kita lihat bahwa dengan sistem iuran (koin Prita dan Koin Bilqis), terkumpul dana yang besar secara cepat, banyak sukarelawan, tanpa harus menunggu proses pencairan dana dari pemerintah.

Read More..

Modal Mini Untung Maksi

Rabu, 03 Februari 2010

Assalamu'alaikum Wr Wb
Perjalanan pulang Sholat Maghrib dari masjid Assaadah Ponsaf aku bareng dengan adik kelas se-daerah yang baru tingkat satu D3 Penilai PBB STAN. Aku bertanya tentang sarana transportasi apa yang biasa digunakan saat mudik ke Sukoharjo dan balik ke Kampus tercinta di Bintaro ini. Jawabannya sambil tertawa kecil adalah naik kereta ekonomi Senja Bengawan. Kukira ini hanya guyonan saja, tapi ternyata serius karena dia disarankan oleh ayahnya agar naik kereta ekonomi saja biar ngirit ongkos.

Memoriku melayang ke tahun 2002 saat masih kuliah D3 dulu. Mungkin karena masalah ekonomi akhirnya aku masuk kuliah di STAN daripada di UGM. Itulah yang selalu menjadi alasanku untuk marah kepada orangtua (Astaghfirullahaladzim) termasuk alasan kuliah jauh dan harus mandiri. Meskipun kuliah di STAN itu gratis, tapi kebutuhan hidup tetap harus dicukupi. Aku sangat ingat berapa jatah uang saku untuk sebulan. Alhamdulillah jumlah tersebut cukup dan akhirnya aku bisa menyelesaikan kuliah di STAN dan diangkat menjadi PNS.

Perjuangan orang tuaku mungkin tidak perlu diceritakan disini.Yang pasti masa masa kuliah D3 STAN dulu bisa diibaratkan usaha dengan modal kecil. Tapi hasil yang berhasil kucapai boleh dikatakan suatu untung yang besar. Uang bulanan terbatas, tak ada komputer, kemana mana jalan kaki, kadang pinjam duit ke teman, dll. Dan pada akhirnya aku memperoleh peringkat 10% terbaik diantara 300 lebih anak D3 Penilai PBB yang lulus tahun 2005. Suatu prestasi yang membanggakan bagi orang tuaku.

Tahun 2006 sampai akhir 2007 aku memasuki masa kerja di Tangerang. Seolah olah ingin membalas dengan segala kekurangan di masa kuliah, aku mempunyai gaya hidup yang sangat boros. Uang gaji dan tunjangan selalu habis dan tidak tampak barang yang bisa dipakai. Semua menjadi makanan dan minuman yang hanya lewat di tubuhku saja. Hampir setiap hari makan di warung makan dan belanja di minimarket maupun supermarket. Sampai tiba saatnya aku mengambil keputusan untuk kuliah DIV atau tidak. Pertimbangan penghasilan menjadi faktor utama. Karena kuliah atau kerja memang beda penghasilannya. Dan akhirnya aku dengan berat memilih untuk kuliah DIV.

Suasana kuliah di DIV berbeda 180" dengan kuliah DIII dulu. Jika diibaratkan modalku kali ini cukup besar. Motor, komputer, printer, internet broadband, buku buku, uang bulanan yang besar(gaji sendiri) dll itulah yang menjadi modalku. Tapi apa yang terjadi. Aku malah menjadi malas, tidak bersyukur, dan hasilnya pn tidak memuaskan


Read More..

BEI : sebuah dunia lain

Assalamu'alaikum Wr Wb
Alhamdulillah
Kemarin tgl 2 Pebruari 2010 aku berkunjung ke Bursa Efek Indonesia atau lebih tepatnya ke Pusat Referensi Pasar Modal (PRPM) di gedung BEI tersebut. Tujuan utamanya adalah mencari data untuk bahan skripsiku (cari data terus .... kapan ngerjainnya ??). Sedangkan tujuan sampingannya adalah jalan2 dan foto2. Sebelum berangkat ke BEI, aku absen dulu ke kampus untuk melaporkan perkembangan skripsi dan sarapan di plasma kampus STAN.

Gedung BEI terletak di Jalan Sudirman berseberangan dengan kompleks Gelra Bung Karno. Pintu masuknya ada di seberang Pasific Place komplek Central Businness Ditrict (CBD) Sudirman. Jalur perjalanan yang dilewati adalah sama dengan ke BPPK Purnawarman ditambah melewati jalan Senopati trus belok kiri ke arah CBD Sudirman. Identitas BEI akan tampak jelas karena ada layar besar yang bertuliskan Bapepam, KSEI, KPEI, dan tulisan lain yang berhubungan dengan pasar modal. Di dekat layar besar tersebut merupakan parkir motor, sedangkan untuk parkir mobil ya terus saja.

Masuk wilayah CBD Sudirman ini terasa seperti saat masuk kompleks Lippo Karawaci.Suasana yang asing, jalanan lebar dan halus, banyak gedung tinggi, manusia berpakaian rapi, minim motor, dll yag intinya mungkin ini perasaan wong ndeso nang kutho (orang desa datang ke kota). Masuk parkir motor suasana memang masih terlihat normal karena rata rata kami berkostum sama yaitu pake jaket, tas, dan aksesoris pengendara motor. Begitu akan masuk gedung BEI, wow ... jadi malu nih .... demikian curhatan dariku.

Masuk ke gedung BEI, kita harus menyerahkan kartu tanda identitas untuk ditukar dengan kartu tanda pengunjung. Hal yang rutin dilakukan saat masuk gedung adalah pemeriksaan tas (masih trauma bom kuningan). Tempelkan kartu pengunjung pada tanda di pintu dan pintu pun akan terbuka. PRPM terletak di lantai 2 Gedung BEI. Kita akan diminta identitas lagi untuk masuk ke PRPM. Dan akhirnya aku berhasil masuk dan berada di atas ruang bursa di dekat studio Metro TV.

Apa sih yang ada di PRPM ?
1. Meja informasi
kita bisa bertanya kepada pegawai yang ada di situ mengenai data yang ingin kita cari. Tempat ini merupakan tempat pendaftaran penggunaan komputer di ruang komputer, nanti kita akan diberi kode password.
2. Kantor PRPM
runag pegawai PRPM, pengunjung dilarang masuk
3. Ruang komputer
Kita bisa memakai komputer ini setelah memperoleh password dari meja informasi. Komputer ini berisi data transaksi saham, data emiten, data prospektus, data peraturan pasar modal, data pengumuman bursa. Tarif penggunaan komputer perjam adalah Rp 7.000,- sedangkan print out data Rp 700,- per lembar
4. Ruang Fotokopi dan pembayaran

5. Lemari data Hardcopy laporan keuangan

6. Meja kursi untuk membaca dan mencatat

Tips :
1. Bawa makanan dan minuman
2. Bawa kartu identitas minimal 2 karena 2 kali diminta untuk ditukan dengan visitor card
3. Bawa kamera
4. Bawa uang lebih
5. Berpakaian rapi
6. Tentukan tujuan berikutnya jika sudah bosan di sini,





Read More..

Bertandang Ke FE UI

Senin, 01 Februari 2010

Assalamu alaikum Wr Wb
Alhamdulillahirobbil alamin
Hari Sabtu tanggal 30 Januari 2010 kemaren, aku pergi ke depok atau lebih tepatnya ke Universitas Indonesia untuk mencari beberapa referensi untuk bahan skripsiku. Tujuan utama adalah di perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia di Depok.

Pada tahun 2005 aku pernah ke Depok tetapi naik kendaraan umum (bis Deborah), saat bimbingan laporan PKL di Cibinong. Perjalanan ke Depok kali ini akan kulakukan dengan motorku tercinta. Seperti biasanya, sebelum berangkat aku sudah melakukan survey pendahuluan jalur mana yang akan kami lewati nantinya plus bertanya kepada temen2 yang sudah tau Depok khususnya UI.
Perjalanan dimulai jam 8 pagi dari Bintaro dibawah guyuran hujan rintik rintik. Kami menyusuri jalan TB Simatupang kemudian puter balik di Tanjung Barat trus belok kiri ke arah Depok. Alhamdulillah akhirnya kami berhasil sampai ke UI dan setelah bertanya ke Satpam, kami sampai ke FE UI. Bagi yang belum pernah ke UI, bisa mempelajari denah UI yang ada di internet atau jangan malu bertanya jika sudah sampai di sana.

Perpustakaan FE UI terletak di Gedung Sumitro Djojohadikusumo, jika dari parkiran motor sebelah kiri gedung yang kedua (kalau ga salah ya !!). Masuk perpustakaan di lantai satu setelah lobi adalah ruang pendaftaran bagi pengunjung luar UI. Kami menyerahkan identitas dan membayar registrasi Rp 10.000,-. Di lantai satu ini terdapat ruang Data dan Informasi, Ruang majalah, dan ruang Kantor perpustakaan FE UI. Di sebelah kanan loket pendaftaran tadi ada komputer yang berisi database katalog buku, skripsi, tesis, jurnal, majalah, dll yang ada di perpustakaan tersebut. Kita bisa mencari bahan2 tersebut di komputer kemudian kita catat nomer katalognya untuk kemudian kita pinjam dan dibaca di ruang baca. Pencarian bahan di database tersebut bisa juga kita lakukan di luar perpustakaan melalui alamat http://www.digilib.ui.ac.id/

Komposisi ruangan di perpustakaan FE UI ini adalah sebagai berikut :
Lantai Satu : lobi utama, loket pendaftaran, ruang kantor, ruang data informasi bisnis dan ekonomi, dan ruang majalah.
Lantai Dua : ruang buku literatur, ruang baca, loket peminjaman dan pencarian buku.
Lantai Tiga : ruang skripsi dan tesis (loket pinjam, ruang skripsi dan tesis, ruang baca), ruang baca bagi dosen, dan ruang lain (ga sempet keliling)
Lantai Empat : kami tidak ke lantai empat jadi kami tidak tahu.

Perpustakaan FE UI ini buka setiap hari Senin sampai sabtu mulai jam 8 pagi sampai 8 malam, kecuali ada perubahan jadwal yang biasanya ditempelkan di pintu masuk perpustakaan. Selama bulan Januari 2010 ini perpustakaan hanya buka sampai jam 4 sore untuk hari Senin sampai Jum'at dan untuk hari Sabtu hanya sampai jam 1 siang.

Tips bagi yang ingin ke UI (khususnya ke perpustakaan FE UI) :
1. malu bertanya ga sampai tujuan , jadi jangan malu bertanya
2. persiapkan bahan yang akan kita cari dengan mengakses http://www.digilib.ui.ac.id/ di rumah atau di warnet, kemudian catat nomer katalognya untuk berjaga jaga jika komputer di perpustakaan tersebut hang atau menghindari antrian penggunaan komputer karena banyak mahasiswa yang memakai. Kita juga bisa membawa laptop dan modem ke dalam ruang baca sehingga tidak perlu antri dalam mengakses data katalog perpustakaan.
3. bila tidak ingin ribet mencatat bahan yang kita cari, kita bisa menggunakan kamera digital untuk mendokumentasikan bahan tersebut tiap lembarnya.
4. jangan lupa membawa makanan dan minuman
5. cari informasi mengenai objek wisata di sekitar kampus UI atau yang dekat dengan UI. Hal ini bisa digunakan sebagai rencana cadangan jika ternyata perpustakaan tutup atau buka setengah hari saja atau kita sudah males berada di dalam perpustakaan. Jauh jauh datang ke UI, kalau terjadi kejadian diatas bisa kita lanjutkan dengan acara piknik.

Read More..