Pensil baru, belum bisa digunakan untuk menggoreskan tanda di kertas
Agar bisa dipakai, pensil baru harus diraut
Rautan akan memisahkan sebagian dari pensil sehingga muncul bagian yg digunakan sebagai penanda
Klo bisa merasa dan bicara, pasti pensil baru akan berteriak kesakitan
Rasa sakit karena bertemunya bagian pensil dgn pisau tajam, yang menimbulkan luka
Luka yg merubah bentuk awal dan memisahkannya dari tubuh induk
Tapi luka dan perubahan bentuk tsb, justru membuat pensil bisa berfungsi, bisa memberikan manfaatnya
Setelah bertemu pisau tajam, pensil masih harus melepaskan bagiannya kepada media lain, seperti kertas ...
Setelah bertemu pisau tajam, pensil masih harus melepaskan bagiannya kepada media lain, seperti kertas ...
Perpisahan tersebut menghasilkan karya pd kertas, berupa coretan yg membntuk sketsa atau susunan huruf
Bagian tubuh pensil sudah banyak yg terpisah, maka saatnya bertemu pisau tajam lagi,
Untuk bisa memberikan manfaat terbaik darinya, dia akan bertemu pisau lagi, dan lagi, dan lagi, sampai benar benar habis
Dan akhirnya sang pensil pun telah sirna, sudah hilang,
Ada sisa pertemuannya dngan rautan pisau tajam, menggambarkan kesakitan dan keperihan usaha, demi memberi manfaatnya
Sisa tersebut biasa dikatakan sebagai sampah, kotoran, yang tak berguna, merusak pemandangan
Tapi dari sudut pandang lain, bisa dilihat nilai perjuangan pensil dalam rangka mnyumbangkan fungsinya
Sang pensil telah hilang, meninggalkan sisa pertemuannya dengan besi tajam, dan ...
Manfaatnya dapat terlihat dari media kertas, dimana bagian tubuhnya berserakan disana
Bagian tubuhnya menyebar, berkumpul, berjajar, berjarak tertentu, berbentuk pola
Membentuk manfaat suatu karya, susunan huruf, sketsa dua atau tiga dimensi,
Melewati lintasan sekali, membentuk manfaat biasa, melewati dua kali atau lebih, agar manfaat lebih tebal dan jelas ...
Kesimpulannya : sang pensil baru, untuk bisa bermanfaat, harus menahan sakitnya perjumpaan dgn besi tajam
Manfaatnya adalah perpisahan dengan tubuh utama, yang ditinggalkan pada media
Membentuk susunan pola, bentuk sketsa, rangkaian huruf sebagai anak kata, cucu kalimat, buyut tulisan, dan cicit karya sastra
from my tweets 14 March 2012



0 comments
Posting Komentar