Ranah 3 Warna versi saya

Minggu, 27 Februari 2011

Assalmualaikum Wr Wb
Alhamdulillah
Ranah 3 Warna, buku kedua dari trilogi Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi yang dirilis di pasaran pada tanggal 23 Januari 2011 ini. Bermula dari membaca Negeri 5 Menara pada bulan Juli 2010 untuk mengisi kekosongan waktu menunggu penempatan setelah lulus DIV STAN, saya penasaran bagaimana kelanjutannya di buku kedua ini, “mantra” pesantren apa lagi yang akan digunakan untuk perjuangan hidup.

Alhamdulillah awal Pebruari 2011, saya membeli buku R3W di Pameran buku yang diadakan di kota Solo (diskon 15 %). Saya baru membacanya seminggu kemudian karena adik saya ingin membacanya terlebih dahulu. Setelah adik saya selesai, baru kemudian giliran saya membacanya saat mudik ke Sukoharjo tanggal 12 Pebruari 2011. Saya menghabiskan waktu 2 hari membaca seluruh novel ini.

Ada beberapa kisah yang mirip dengan pengalaman yang pernah saya alami, misalnya keterbatasan uang kos (hehe) dan nonton sepakbola bersama Papi saya. Sepertinya novel ini memang terinspirasi dari kisah nyata penulis. Satu lagi yang menarik dari novel ini adalah perjalanan Alif Fikri (tokoh dalam novel ini) melewati 3 daerah bahkan 3 negara seperti yang tergambar dalam cover novel R3W ini.

Saya pun mempunyai pengalaman Ranah 3 Warna versi saya sendiri. Pengalaman ini adalah perpindahan ke 3 kota di pulau Jawa selama bulan Ramadhan 1431 H atau bulan Agustus –September 2010 yang lalu. 3 Kota tersebut adalah Tangerang (dan Jakarta), Solo (padahal Sukoharjo) dan yang terakhir Surabaya.

Setelah lulus kuliah DIV STAN pada bulan Juni 2010 (Alhamdulillah), saya sempat jadi “pengangguran” pada bulan Juli 2010. Saya mengisi waktu dengan piknik ke nikahan teman di berbagai kota (Saya kapan ya .... !!!). Selain itu saya juga mulai memaksakan diri membaca buku tebat aka “novel” salah satunya Negeri 5 Menara.
Akhir Juli 2010 sebenarnya saya sudah berencana mau ke Jakarta untuk packing barang-barang yang ada di kos Ponsaf, tapi waktunya masih belum ditentukan. Dan akhirnya tanggal 3 Agustus 2010 ada jarkom untuk briefing penempatan di Kantor Pusat Jakarta pada tanggal 9 Agustus 2010. Dan petualangan Ranah 3 Warna pun dimulai (lebay dan maksa dikit).

Tanggal 7 Agustus 2010, berangkatlah saya ke Jakarta dengan Senja Utama Solo dan seperti biasa membawa bekal Nasi Ayam Goreng Mbah Karto. Saya sudah akrab dengan kereta ini karena sudah hampir 8 tahun bolak balik Solo-Jakarta. Turun di stasiun Pasar Senen pagi harinya dan langsung ganti bis Patas AC 44 jurusan Ciledug dan ganti angkot D22 jurusan Ciledug – Bintaro.

Hari briefing pun tiba (9 Agustus 2010). Karena motor sudah dikirim ke Solo, akhirnya saya dan teman2 naik taksi ke Kantor Pusat di Jl Gatot Subroto. Briefing di lantai 3 gedung utama dari jam 13:00 sampai jam 16:30 sore. Pulang dari Kantor Pusat dilanjutkan dengan nonton film di FX Senayan (saya lupa film apa). Ada teman2 yang langsung pulang kampung setelah briefing, tapi saya masih di Jakarta dulu sekaligus menyambut bulan Ramadhan di Jakarta yang kalau ga salah 1 Ramadhan 1431 H jatuh pada hari Rabu 11 Agustus 2010.

Bersambung .... !!

0 comments