Assalamu alaikum Wr Wb
Malam ini, saya di depan komputer sambil melihat televisi. Siaran TV favorit pada jam setengah sembilan malam adalah Tawa Sutera. Berbagai cerita yang aneh dan lucu membuat saya mengalir melewati waktu malam ini. Humor yang kreatif dan variatif. Kadang juga gampang ditebak. Namun tetap lucu.
Tapi yang biasa terjadi seperti pada malam malam sebelumnya adalah suara kipas casing komputer sepanjang malam. Ketikan keyboard dan bunyi scroll mouse terdengan sangat jarang. Aku hanya menatap layar monitor yang berisi dunia luas web (world wide web). Sebagian besar waktu saya habiskan hanya untuk kegiatan itu saja. Padahal masih ada tugas yang lebih penting di masa akhir perkuliahan ini.
Koneksi internet. Itulah godaan terbesar bagi saya saat ini. Saya sudah overdosis internet. Mulai bangun tidur, pagi, siang, sore dan sampai larut malam pun saya habiskan dengan internet. Padahal sebenarnya yang saya lakukan hanya itu itu saja. Tanpa ada nilai tambah dari penjelajahan di dunia internet tersebut.
Malam ini, seperti saat biasanya saya di depan komputer berkoneksi internet. Saya membuka alamat web yang sudah menjadi "langganan" saya. Situs jejaring sosial selalu saya buka. Saat saya menulis tulisan ini saya membuka Facebook, Friendster, Twitter, dan Blogger. Semua situs jejaring sosial tersebut membuat saya kecanduan untuk membaca apa yang diupdate oleh teman2 saya. Kalau pas awal dulu, saya ketagihan update status mulai dari makan, belajar, sakit, jalan2 di tempat tertentu, dll, kini saya tetap tidak bisa melepaskan diri dari situs2 tersebut. Kecanduan yang parah. Bahkan saking semangatnya saya berulang ulang merefresh halaman yang terbuka tanpa adanya update yang baru dari teman2. Sekali lagi PARAH .... Astaghfirullahaladzim.
Selain situs jejaring sosial tersebut, saya juga rutin membuka situs berita online yaitu detik, okezone, vivanews, dan goal. Situs ini saya buka bukan untuk dibaca, tapi hanya saya gunakan untuk memancing koneksi internet yang saya gunakan. Situs tersebut akan melakukan auto refresh sehingga koneksi internet tidak akan terputus dalam situasi idle saat saya membaca di situs jejaring sosial. Situs berita baru saya baca saat ada pertandingan tim sepakbola favorit saya yang tidak disiarkan di televisi.
Alamat yang selalu saya buka dan menjadikan saya seperti pecandu adalah kaskus. Kaskus terdiri atas dua forum utama yaitu forum diskusi dan forum jual beli. Saya bisa bertahan lama di depan komputer jika sudah masuk ke forum jual beli. Sub forum fashion mode, sport equipment, computer, bisnis for sale, dsb membuat saya seolah olah sedang jalan jalan di mall melewati hamparan etalase barang dagangan. Seolah olah saya diarahkan sesuai dengan hobi dan minat saya terhadap suatu barang. Saya "mengunjungi" toko online yang menjual sepatu bola, kaos bola, komputer, jaket distro, aksesoris motor, mainan, dan bahkan konsep bisnis yang dtawarkan. Kecanduan dan ketagihan yang parah ini membuat saya tahu pedagang yang mempunyai reputasi baik dan barang dagangannya bagus. Saya harus bisa menjadikan kecanduan ini menjadi positif.
Mempunyai koneksi internet adalah suatu anugerah yang luar biasa jika saya mengingat bagaimana perjuangan jaman dulu. Untuk mengetik tugas saya harus ke rental, mau kirim email juga harus ke rental. Dulu saya bermimpi betapa enaknya jika mempunyai komputer dan internet di rumah. Dan sekarang mimpi tersebut menjadi nyata, tapi apa yang saya impikan tidak sesuai dengan kenyataan.
Semoga pembaca tulisan ini tidak ikut terjebak dalam kecanduan dan ketagihan internet. Masih banyak hal yang bisa kita lakukan di dunia nyata.
Read More..