Foto di Sebelah Trofi Piala Dunia

Rabu, 27 Januari 2010

Assalamu'alaikum Wr Wb
Setelah sebelumnya melihat Expo Wirausaha Mandiri di JCC pada hari Sabtu tgl 23 Januari, maka pada tanggal 26 Januari kemaren aku kembali lagi ke JCC untuk melihat acara FIFA World Cup Trophy Tour 2010 dalam rangka menyambut acara sepakbola paling akbar se-planet bumi yaitu Piala Dunia di Afrika Selatan bulan Juni-Juli nanti.
Acara pameran trofi Piala Dunia tersebut hanya berlangsung satu hari saja mulai jam 10 pagi sampai jam 12 malem. Acara ini sempat ditayangkan di acara musik Dahsyat RCTI dan sudah terlihat bagaimana antusiasme masyarakat menyambut datangnya trofi ini. Banyak pengunjung berdatangan, antrian yang padat di pintu masuk, munculnya calo, dll menunjukkan bahwa acara ini memang sangat spesial dan bisa dibilang hanya terjadi 4 tahun sekali.

Aku berangkat jam 2 siang dari Bintaro karena paginya masih bermalas malasan di kasur tercinta. Kupikir acara ini akan tidak begitu padat pengunjung karena dilaksanakan pada hari kerja. Tapi ternyata dugaanku salah dan ternyata pada jam tersebut banyak sekali anak sekolah yang ikut menonton.

Sampai disana terlihat antrian sudah mengular dan di stan panitia terlihat tulisan "TANDA MASUK HABIS" jadi terpaksa beli tanda masuk di calo deh dan kena Rp 20.000,-. Setelah menunggu sejam didepan pintu masuk Asemmbly Hall, akhirnya aku berhasil masuk. Begitu masuk kita langsung disuguhi panggung musik, game PS3 dan PC (tentu saja tentang sepakbola), stan Adidas, dan stan distro yang menawarkan jasa sablon print di kaos (bertema sepakbola).

Dimanakah trofi piala dunianya ? Jawabannya adalah di dalam ruangan Assembly Hall yang sudah disetting seperti tour perjalanan wisata. Pengunjung harus antri lagi dan kemudian dibagi menjadi beberpa kelompok untuk memasuki tiap ruangan dengan tema tema tertentu. Berikut adalah ruangan ruangan tersebut :
1. Indonesia Soccer Corner
2. South Africa
3. Stadium
4. 3D Movie
5. Trophy Room
6. Coca Cola Zone

Akhirnya selesai sudah Tour melihat trofi piala dunia ini. Capek, ngantuk, keringetan, kedinginan, kebelet, puas, bangga, kesepian di keramaian, semua rasa itu bercampur menjadi satu. Harapanku sebagai rakyat Indonesia adalah bahwa Timnas Indonesia bisa ikut dalam piala dunia di masa depan. Apakah itu karena ita menjadi tuan rumah ataupun memang karena kita bermain bagus dan lolos ke piala dunia.*

* Konferensi Pers mengenai FIFA WORLD CUP TROPHY TOUR 2010 hari Sein 25 Januari 2010 :
Nurdin Halid (Ketua Umum PSSI) : "... Kita akan tetep maju untuk ikut bidding sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 nanti meskipun belum ada dukungan resmi dari Pemerintah Indonesia ..."
Andi Malarangeng (Menpora) : " ... Sebaiknya PSSI lebih mementingkan peningkatan kualitas Tim Nasional Sepakbola Indonesia karena dengan kualitas permainan yang bagus maka ada harapan untuk ikut berpartisipasi di piala dunia dimanapun piala dunia dilaksanakan ... "


Read More..

Masih Muda Sudah Sukses

Minggu, 24 Januari 2010

Assalamu alaikum Wr Wb
Ini postingan pertama di Tahun 2010 karena kesibukan merenung untuk mengerjakan skripsi. Kebiasaan sebagai dateliner memang susah untuk dihilangkan dari diriku ini. Jadwal pengumpulan skripsi masih 2 bulan lagi membuat rasa malas ini menjadi semakin menggila (lebay mode on). Tiap dua minggu harus melaporkan perkembangan skripsi, tapi yang dilaporkan hanya urutan bab saja tanpa ada kenyatan yang dicapai. Alasan "ilmu belum keluar kalau belum kepepet" masih menjadi semboyan, padahal aku sudah terjebak beberapa kali dengan alasan tersebut dan akhirnya hasil yang diperoleh pun tidak maksimal. Astaghfirullohaladzim.
Sebenarnya di otakku terpikir untuk melakukan kegiatan sebagai pengisis waktu di sela sela penyususnan skripsi. Belajar menulis huruf arab untuk mendukung hafalan surat, bisnis buku USM, ikut pelatihan, jalan2, dll. Seperti pikiran2 yang terdahulu, hal tersebut hanya menjadi khayalan belaka, yang ada aku hanya melekat pada kasur empuk secara berlebihan. Apalagi didukung dengan suasana dingin karena musim hujan sedang memasuki puncaknya.

Minggu ketiga bulan Januari 2010 ini aku sebenarnya berencana ikut seminar "strategi Membeli Property Tanpa Uang Tanpa KPR Tanpa Menunggu Harga Turun" berdasarkan buku yang ditulis oleh Cipto Junaedy. Aku membaca iklan seminar ini di Kompas dan yang menjadi lebih menarik adalah seminar ini gratis. Acara dilakukan di Hotel Swiss Bell daerah Mangga Besar dan pendaftaran melalui sms. Dan lagi lagi, hal tersebut hanyalah sebuah bayangan semu saja. aku cuma tidur tiduran di kos tanpa bekegiatan apapun bahkan untuk menulis skripsiku. Parah!!!!!

Sampai kemudian pada hari Jum'at 22 Januari 2010, disaat membaca status FB temen yang ingin nonton Expo Wirausaha Mandiri di JCC ( expo dilaksanakan tanggal 22-23 Januari 2010), maka khayalanku mulai lagi. Kucari informasi apa sih isi expo tersebut melaui Google dan tentu saja Kaskus. Expo ini ternyata berisi kompetisi wirausaha muda yang mendapat bantuan modal dari Bank Mandiri dan sebagai ajang presentasi konsep bisnis dari para pengusaha muda tersebut kepada para pengunjung expo. Kekuatan pikiranku mengharuskan aku untuk melihat expo ini secara langsung hari Jumat atau Sabtu ini. Aku bertekad bahwa hal ini harus menjadi kenyataan, bukan hanya sekedar angan2 belaka.

Hari Sabtu 23 Januari 2010, acara expo Wirausaha Muda Mandiri ini ditampilkan dalam acara Dahsyat RCTI dan kelihatannya sudah ramai saat siaran langsung jam 10 pagi tersebut. Keyakinanku semakin kuat bahwa aku harus datang ke acara tersebut dan akhirnya aku berangkat jam setengah dua siang ke JCC.

Acara expo wirausaha muda Mandiri ini tidak dipungut biaya alias gratis. Begitu masuk ke Assembly Hall JCC (CMIIW) langsung dipajang profil para wirausaha muda dengan berbagai bidang usaha mereka. Yang membuatku kaget adalah usia mereka seumuran denganku kelahiran 1984 dan bahkan ada yang lebih muda. Dalam profil itu ditampilkan jenis usaha, omzet usaha, keuntungan bersih, prestasi mereka dll. Para wirausaha muda tersebut langsung duduk didekat papan profil mereka masing masing dan melakukan interaksi langsung dengan para pengunjungsambil membagikan brosur dan contact person mereka.

Apa sih yang membuat mereka bisa sukses menjalankan usaha dan memiliki omzet yang besar? Dari hasil pengamatan sekilas, aku melihat bahwa jenis usaha mereka itu merupakan usaha yang cukup unik dan kreatif. Ada usaha pembuatan gitar dan aksesorisnya, makanan dan minuman unik (yogurt, kebab, tahu organik, minuman sehat, bandrek dll), lembaga bimbingan belajar, aksesoris, clothing, jasa marketing, konsep warnet dan sebagainya yang sepertinya usaha tersebut menunjukkan bahwa itulah hobi mereka. Ada sebuah quote bahwa meraih kesuksesan dan bisnis yang berhubungan dengan hobi anda.

Profil wirausaha tersebut berjejer di luar Assembly Hall JCC. Sedangkan di dalam Assembly Hall terdapat panggung untuk acara workshop dan panggung acara musik Dahsyat RCTI (sekaligus untuk acara World Cup 2010 Thropy Tour). Selain itu terdapat pula berbagai stan franchise makanan dan stan budaya. Untuk franchise makanan ada Bakso Cak Eko, Kek Pisang Villa asli Batam, Dawet Banjarnegara, Pisang Ijo, dan yang menjadi juara di wirausaha muda mandiri ini adalah Kebab Turki Babarafi. Untuk stan budaya ada kerajinan tangan Kalimantan, Batik, Kain, Aksesoris, kerajinan kaca dll. Semua itu merupakan usaha yang mendapat bantuan modal dari Bank Mandiri. Kisah wirausaha muda ini bisa dibaca dalam buku Wirausaha Mandiri yang ditulis oleh Renald Kasali.

Pelajaran yang bisa diambil dari expo ini khususnya bagi diriku sendiri adalah bahwa aku harus pergi keluar dari kamar 3x3 kos-kosanku untuk melihat dunia luar yang berisi banyak kisah kerja keras yang berujung kesuksesan. Dari profil wirausaha terlihat bagaimana konsep usaha yang merupakan implementasi ide ide cemerlang dari dalam otak mereka. Hal ini yang belum bisa aku lakukan, dan selama ini hanya menjadi dunia khayalan belaka. Aku takut, aku malu dan aku malas.

Bagaimana jika aku pasang target : NAMAKU MASUK DALAM SALAH SATU WIRAUSAHA MUDA MANDIRI TAHUN 2011 dan IKUT EXPO TAHUN DEPAN !!!!
Amin …


Read More..